Rumus-Rumus MS Excel 2007PENGGABUNGAN IF LEFT, IF MID,

Rumus-Rumus MS Excel 2007

PENGGABUNGAN IF LEFT, IF MID, IF RIGHT, VLOOKUP RIGHT DAN HLOOKUP LEFT

 

1.   Gabungan Formula IF dan RIGHT

Formula IF sering digunakan untuk menetukan Lulus tidak Lulus, seperti dengan namanya IF yang berarti jika, sedangkan RIGHT dugunakan untuk mengambil beberapa karakter dari data Microsoft Exel yang dimulai dari kanan.

 

Penulisan Formula (fungsi) IF

=IF(logical_test;[value_if_true];[value_if_false])

Dimana :

  • Logical_test = patokan nilai
  • [value_if_true] = nilai yang benar
  • [value_if_false] = nilai yang salah

Penulisan Formula (fungsi) RIGHT

=RIGHT(text;[num_chars])

Dimana :  

  • Text = nama baris yang ingin diambil datanya (karakternya)
  • [num_chars] = jumlah karakter yang ingin diambil

 

 

 

Gambar 2.1.1 – IF dan RIGHT

 

 

Perhatikan Gambar 2.1.1 – IF dan RIGHT diatas, gabungan Fungsi IF dan RIGHT

Untuk IF
=IF(RIGHT(A5;2)=”30″;”3000″;IF(RIGHT(A5;2)=”40″;”4000″;IF(RIGHT(A5;2)=”50″;”5000″;IF(RIGHT(A5;2)=”60″;”6000″)))) 

Dimana RIGHT(A5;2)=”30″ adalah Logical_test, “3000″ adalah [value_if_true],IF(RIGHT(A5;2)=”40″;”4000″;IF(RIGHT(A5;2)=”50″;”5000″;IF(RIGHT(A5;2)=”60″;”6000″))) adalah [value_if_false],

bila diperinci didalamnya ada lagi RIGHT(A5;2)=”40″ adalah Logical_test, “4000” adalah [value_if_true], RIGHT(A5;2)=”50″ adalah Logical_test, “5000” adalah [value_if_true], RIGHT(A5;2)=”60” adalah Logical_test dan “6000” adalah [value_if_true]. 

Untuk RIGHT
= RIGHT(A5;2) 
Dimana A5 adalah Text, 2 adalah [num_chars] 

2.  Gabungan Formula IF dan LEFT

Formula IF sering digunakan untuk menetukan Lulus tidak Lulus, seperti dengan namanya IF yang berarti jika, sedangkan LEFT dugunakan untuk mengambil beberapa karakter dari data Microsoft Exel yang dimulai dari kiri.

 

Penulisan Formula (fungsi) IF

=IF(logical_test;[value_if_true];[value_if_false])

Dimana :

 

  • Logical_test = patokan nilai
  • [value_if_true] = nilai yang benar
  • [value_if_false] = nilai yang salah

Penulisan Formula (fungsi) RIGHT

=LEFT(text;[num_chars])

Dimana : 

  • Text = nama baris yang ingin diambil datanya (karakternya) 
  • [num_chars] = jumlah karakter yang ingin diambil

 

 

               

Gambar 2.2.1 – IF dan LEFT

Perhatikan Gambar 2.2.1 – IF dan LEFT diatas, gabungan Fungsi IF dan LEFT
Untuk IF

=IF(LEFT(B8;2)=”PS”;”PUTUS SYARAF”;IF(LEFT(B8;2)=”PC”;”PUTUS CINTA”;IF(LEFT(B8;2)=”KG”;”KURANG GIZI”;IF(LEFT(B8;2)=”KD”;”KURANG DUIT”))))

 

Dimana LEFT (B8;2)=”PS” adalah Logical_test, “PUTUS SYARAF” adalah [value_if_true], dan IF(LEFT(B8;2)=”PC”;”PUTUS CINTA”;IF(LEFT(B8;2)=”KG”;”KURANG GIZI”;IF(LEFT (B8;2)=”KD”;”KURANG DUIT”))) adalah [value_if_false],

bila diperinci didalamnya ada lagi LEFT (B8;2)=”PC” adalah Logical_test, “PUTUS CINTA” adalah [value_if_true], LEFT (B8;2)=”KG”adalah Logical_test, “KURANG GIZI” adalah [value_if_true], LEFT (B8;2)=”KD” adalah Logical_test dan “KURANG DUIT” adalah [value_if_true].

Untuk LEFT
= LEFT(B8;2) 
 Dimana B8 adalah Text, 2 adalah [num_chars]

3. Gabungan Formula IF dan MID

Formula IF sering digunakan untuk menetukan Lulus tidak Lulus, seperti dengan namanya IF yang berarti jika, sedangkan M ID dugunakan untuk mengambil beberapa karakter dari data Microsoft Exel yang dimulai dari tengah.

 

Penulisan Formula (fungsi) IF

=IF(logical_test;[value_if_true];[value_if_false])

Dimana :

  • Logical_test = patokan nilai  
    [value_if_true] = nilai yang benar 
    [value_if_false] = nilai yang salah

Penulisan Formula (fungsi) MID

=MID(text;start_num;num_chars)

Dimana : 

  • Text = nama baris yang ingin diambil datanya (karakternya)
  • Start_num = karakter awal yang diambil dari tengah 
  • num_chars = jumlah karakter yang ingin diambil

 

 

Gambar 2.3.1 – IF dan MID

Perhatikan Gambar 2.3.1 – IF dan LEFT diatas, gabungan Fungsi IF dan MID

Untuk IF

          =IF(MID(A8;7;1)=”L”;”Laki – Laki”;IF(MID(A8;7;1)=”P”;”Perempuan”))

Dimana MID(A8;7;1)=”L” adalah Logical_test, “Laki – Laki” adalah [value_if_true] danIF(MID(A8;7;1)=”P”;”Perempuan” ) adalah [value_if_false]

 Untuk MID

=MID(A8;7;1)

 Dimana A8 adalah Text, 7 adalah start_num, dan 1 adalah num_chars

 

4.   Gabungan Formula IF dan VLOOKUP  RIGHT

Formula (fungsi) VLOOKUP merupakan Formula bantuan references. Formula VLOOKUP digunakanuntuk menghasilkan nilai pada tabel secara vertikal (menggunakan kolom) sama halnya dengan HLOOKUP namun menghasilkan nilai secara Horizontal (menggunakan row), sedangkan RIGHT dugunakan untuk mengambil beberapa karakter dari data Microsoft Exel yang dimulai dari kanan.

Penulisan Formula (fungsi) VLOOKUP

=VLOOKUP(lookup_value;table_array;col_index_num;range_lookup)

Dimana :

  • Lookup_value = nama_barisTable_array = tabel  (tabel yang diambil datanya)

 

  • Col_index_num = kolom (kolom keberapa yang ingin diisi)

 

  • Range_lookup = biasanya tidak digunakan (untuk memaksimalkan kinerja formula kita dapat tulis angka 0).

Penulisan Formula (fungsi) RIGHT

=RIGHT(text;[num_chars])

Dimana : 

  • Text = nama baris yang ingin diambil datanya (karakternya)
  • [num_chars] = jumlah karakter yang ingin diambil

 

 

Gambar 2.4.1 – VLOOKUP dan RIGHT

Perhatikan Gambar 2.4.1 – VLOOKUP dan RIGHT diatas, gabungan Fungsi VLOOKUP dan RIGHT

Untuk VLOOKUP
=VLOOKUP(RIGHT(A5;1);$F$13:$G$15;2;0)

Dimana cell RIGHT(A5;1) adalah Lookup_value, $F$13:$G$15 adalah Table_array,  2 adalah Col_index_num dan 0 adalah range_lookup dimana tutorial berikut ini tidak ada yang menggunakan range jadi kita beri 0.

Untuk RIGHT
= RIGHT(A5;1) 
Dimana A5 adalah Text, 1 adalah [num_chars]

 

 

 

5.   Gabungan Formula IF dan HLOOKUP  LEFT Part I

Formula (fungsi) HLOOKUP merupakan Formula bantuan references. Formula HLOOKUP digunakanuntuk menghasilkan nilai pada tabel secara Horizontal (menggunakan baris), sedangkan LEFT dugunakan untuk mengambil beberapa karakter dari data Microsoft Exel yang dimulai dari kiri.

Penulisan Formula (fungsi) HLOOKUP
=VLOOKUP(lookup_value;table_array;row_index_num;range_lookup)
Dimana :

  • Lookup_value = nama_baris
  • Table_array = tabel  (tabel yang diambil datanya)
  • Row_index_num = kolom (baris keberapa yang ingin diisi)
  • Range_lookup = biasanya tidak digunakan (untuk memaksimalkan kinerja formula kita dapat tulis angka 0).

Penulisan Formula (fungsi) LEFT

=LEFT(text;[num_chars])

Dimana :

  • Text = nama baris yang ingin diambil datanya (karakternya)
  • [num_chars] = jumlah karakter yang ingin diambil

 

 

Gambar 2.5.1 – HLOOKUP dan LEFT

Perhatikan Gambar 2.5.1 – HLOOKUP dan LEFT diatas, gabungan Fungsi HLOOKUP dan LEFT

Untuk HLOOKUP
=HLOOKUP(LEFT(A5;1);$B$12:$D$13;2;0)

Dimana LEFT(A5;1) adalah Lookup_value, $B$12:$D$13 adalah Table_array,  2 adalah Row_index_num dan 0 adalah range_lookup dimana tutorial berikut ini tidak ada yang menggunakan range jadi kita beri 0.

Untuk LEFT
= LEFT(A5;1) 
Dimana A5 adalah Text, 1 adalah [num_chars]

 

6.   Gabungan Formula IF dan HLOOKUP  RIGHT Part II

Formula (fungsi) HLOOKUP merupakan Formula bantuan references. Formula HLOOKUP digunakanuntuk menghasilkan nilai pada tabel secara Horizontal (menggunakan baris), sedangkan LEFT dugunakan untuk mengambil beberapa karakter dari data Microsoft Exel yang dimulai dari kiri.

Penulisan Formula (fungsi) HLOOKUP
=VLOOKUP(lookup_value;table_array;row_index_num;range_lookup)
Dimana :

  • Lookup_value = nama_baris
  • Table_array = tabel  (tabel yang diambil datanya)
  • Row_index_num = kolom (baris keberapa yang ingin diisi)
  • Range_lookup = biasanya tidak digunakan (untuk memaksimalkan kinerja formula kita dapat tulis angka 0).

Penulisan Formula (fungsi) LEFT

=LEFT(text;[num_chars])

Dimana :

  • Text = nama baris yang ingin diambil datanya (karakternya)
  • [num_chars] = jumlah karakter yang ingin diambil

 

 

Gambar 2.6.1 – HLOOKUP dan LEFT

Perhatikan Gambar 2.6.1 – HLOOKUP dan LEFT diatas, gabungan Fungsi HLOOKUP dan LEFT

 

Untuk HLOOKUP

=HLOOKUP(LEFT(A5;1); $B$12:$D$14;3;0)

 

Dimana LEFT(A5;1) adalah Lookup_value, $B$12:$D$14 adalah Table_array,  3 adalah Row_index_num dan 0 adalah range_lookup dimana tutorial berikut ini tidak ada yang menggunakan range jadi kita beri 0.

 

Untuk LEFT

= LEFT(A5;1) 

Dimana A5 adalah Text, 1 adalah [num_chars]

Nah untuk HLOOKUP RIGHT rumusnya tak jauh beda dengan HLOOKUP LEFT yaitu
=HLOOKUP(RIGHT(A5;1);$B$12:$D$14;3;0)

 

 

 

Rumus Rumus Excel 2007 Lengkap

 

Microsoft /Ms Excel tak lepas dari rumus rumus excel yang paling sering digunakan dalam pekerjaan yang berkaitan dengan pengelolaan data office. kita tahu sendiri kanrumus excel sangat bervariasi dan banyak banget. Buat sobat ilmuonline yang lagi mbutuhin rumus Ms excel untuk keperluan kerjaan atau hanya sekedar mau belajar Ms excel bisa di simak penjelasan singkat saya di bawah ini :

 

1. SUM

Rumus SUM ini paling sering di gunakan, fungsi utamanya adalah untuk penjumlahan /menjumlahkan. Misal :

=SUM(B12:B25) artinya menjumlahkan data di kolom B12 sampai B25

2. AVERAGE

Fungsi untuk mengabil nilai rata-rata suatu variable, misal :

= AVERAGE(D7:E7) artinya menngambil nilai rata-rata dari D7 sampai E7.

 

 3.  AND

Fungsi Menghasilkan nilai TRUE jika semua argument yang di uji bernilai BENAR DAN FALSE jika semua atau salah satu argument bernilai SALAH.

Contoh kasus : Peserta ujian dinyatakan lulus jika nilai ujian teori dan praktik masing-masing harus di atas 7, jika kurang dari 7 maka dinyatakan gagal.

 

 

4. NOT

Fungsi not kebalikan dari fungsi AND, yakni menghasilkan TRUE jika kondisi yang di uji SALAH dan FALSE jika kondisi yang di uji BENAR

 

 

5. OR

Fungsi Menghasilkan TRUE jika beberapa argument bernilai BENAR dan FALSE jika semua argument SALAH

 

 

6. SINGLE IF

Fungsi Menguji kebenaran suatu kondisi, contoh kasus

 

 

7. MULTI IF

Fungsi hampir sama dengan fungsi IF akan tetapi di ambil dari dua kondisi. contoh kasus

 

 

8. AREAS

Fungsi Menampilkan jumlah area (range atau sel) dalam suatu referensi (alamat sel atau range yang di sebutkan). Contoh kasus 

 

 

9. CHOOSE

Fungsi Menampilkan hasil pilihan berdasarkan nomor indeks atau urutan pada suatu referensi (VALUE) yang berisi data teks, numeric, formula atau nama range.

 

 

10. HLOOKUP

Fungsi Menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format mendatar. syarat penyusunan tabel ; data pada baris pertama harus berdasarkan urutan dari kecil ke besar /menaik. misal ; 1,2,3,4…. atau huruf A-Z. Jika anda sebelumnya mengetikkan secara acak silhakan urutkan dengan menu Ascending. contoh kasus

 

 

11. VLOOKUP

Fungsi menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format tegak atau vertikal. syarat penyusunan tabel  data pada baris pertama harus berdasarkan urutan dari kecil ke besar /menaik. misal ; 1,2,3,4…. atau huruf A-Z. Jika anda sebelumnya mengetikkan secara acak silhakan urutkan dengan menu Ascending. contoh kasus

 

 

12. MATCH

Fungsi menampilkan posisi suatu alamat sel yang di tetapkan sebelumnya yang terdapat dalam sekelompok data. contoh kasus

 

13. COUNTIF

Fungsinya untuk menghitng jumlah cell dalam suatu range dengan kriteria tertentu. adapun rumus yang serng digunakan adalah =COUNTIF(range;kriteria).

Misal :  menghitung jumlah siswa yang tidak lulus ujian /remidi. =COUNTIF(D1:D45;”remidi”) maka dari contoh tadi keterangan siswa berada di range D1 sampai D45 dimana keterangannya remidi. maka hasilnya adalah total siswa yang remidi.

Dan masih banyak lagi rumus-rumus excel yang mungkin bisa sobat pelajari sendiri. atau sobat bisa juga mbaca panduan /contoh kasus dari kumpulan rumus-rumus excel 2007 

 

 

 

 

 

 

 

 

Contoh Soal Excel (SUM, Average, Max, Min) dalam Sistem Penggajian

 

 

Dalam contoh soal excel  kali ini adalah penggunaan perkalian, pengurangan, penjumlahan (SUM), Average, Max, Min dalam kasus masalah sistem penggajian / upah karyawan dalam suatu perusahaan. dari contoh soal ini kita bisa mengetahui upah dari masing-masing karyawan, rata-rata gaji karyawan yang diterima, gaji karyawan tertinggi dan jagi karyawan terendah.

 

Untuk memulainya sobat mungkin bisa menyimak penjelasan saya berikut ini :

Pertama silahkan buka microsoft excel sobat, kemudian buatlah range data seperti gambar di bawah ini

 

Setelah itu silahkan isikan data rumus excel seperti ini

  • Pada cell “UPAH KERJA” yakni D7 sampai D11 rumus yang digunakan adalah pada cell D7=B7*5000 atau (JAM KERJA x Gaji pokok per jam, dimana dalam conoth kali ini perjamnya=Rp 5.000), untuk D8=B8*5000, untuk D9 sampai D11 sama sobat tinggal ngikutin.
  • Pada cell “UPAH LEMBUR” yakni E7 sampai E11 rumus yang digunakan adalah pada cell E7=C7*7000 atau (JAM LEMBUR x Gaji Lembur per jam, dimana dalam contoh kali ini perjamnya=Rp 7.000), untuk E8=C8*5000, untuk E9 sampai E11 sama sobat tinggal ngikutin.
  • Pada cell “TOTAL UPAH (KOTOR)” yakni F7 sampai F11 rumus yang digunakan adalah pada cell F7=D7+E7 atau (UPAH KERJA + UPAH LEMBUR), untukF8=D8+F8, untuk F9 sampai F11 sama
  • Pada cell “PAJAK” yakni G7 sampai G11 rumus yang digunakan adalah pada cellG7=F7*10% atau (TOTAL UPAH KOTOR x presentase pajak, misal dalam contoh ini presentase pajak adalah 10%), untuk G8=F8*10%, untuk G9 sampai G11 sama sobat tinggal ngikutin.
  • Pada cell “TOTAL UPAH NETTO” yakni H7 sampai H11 rumus yang digunakan adalah TOTAL UPAH KOTOR – PAJAK atau H7=F7-G7
  • Pada Total upah seluruh karyawan atau pada cell H12, rumusnya adalah =SUM(H7:H11)
  • Pada rata-rata upah karyawan atau pada cell H13, rumusnya adalah =AVERAGE(H7:H11)
  • Pada Upah tertinggi karyawan atau pada cell H14, rumusnya adalah =MAX(H7:H11)
  • Pada Upah terendah karyawan atau pada cell H15, rumusnya adalah =MIN(H7:H11)

Detail penggunaan rumusnya bisa sobat lihat berikut

 

Hasilnya seperti yang terlihat berikut ini

 

 

 

 

FUNGSI VLOOKUP dan HLOOKUP

Rumus fungsi ini digunakan untuk mencari nilai berdasarkan tabel ketentuan.

 

VLOOKUP : mencari nilai, dimana tabel ketentuannya beberbentuk vertical (datanya tersusun kebawah)

HLOOKUP : mencari nilai, dimana tabel ketentuannya beberbentuk horizontal (datanya tersusun mendatar)

 

Rumus Vlookup

 

= VLOOKUP(sel yang diuji, tabel ketentuan, nomor index kolom)

 

Contoh Soal 1

 

 

Langkah pengisian Nama Barang

1. Tempatkan penunjuk sel pada sel C6

2. Ketikkan rumusnya :

   =VLOOKUP(B6,$B$16:$C$18,2)

3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir

 

Contoh Soal 2

 
   

 

Langkah pengisian Harga Satuan

1. Tempatkan penunjuk sel pada sel D6

2. Ketikkan rumusnya :

    =VLOOKUP(B6,$B$16:$D$18,3)

3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir

 

 

Rumus Hlookup

 

= HLOOKUP(sel yang diuji, tabel ketentuan, nomor index baris)

 

Contoh Soal 1

 

 

Langkah pengisian Nama Barang

1. Tempatkan penunjuk sel pada sel C6

2. Ketikkan rumusnya :

   =HLOOKUP(B6,$B$15:$E$16,2)

3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir

 

Contoh Soal 2

 

 

Langkah pengisian Harga Satuan

1. Tempatkan penunjuk sel pada sel D6

2. Ketikkan rumusnya :

   =HLOOKUP(B6,$B$15:$E$17,3)

3. Copy hasil tersebut sampai data terakhir

 

 

FUNGSI VLOOKUP & HLOOKUP
Menggunakan VLOOKUP untuk tabel yang beda sheet di excel 2003
Fungsi Vlookup sangat berguna jika anda mempunyai tabel referensi (lihat sheet2)yang sering digunakan pada tabel kerja (lihat sheet1). Jika anda mengubah nilai pada tabel referensi maka anda tidak perlu mengubah nilai pada tabel kerja, karena otomatis akan berubah sendiri mengacu pada tabel referensinya. Hal ini sangat efektif jika anda mempunyai banyak baris (lebih dari puluhan baris).
Berikut ini prosedur membuat formula Vlookup di excel 2003:
1. Buat tabel referensi

2. Buat tabel kerja

Pada sel B3 ketik rumus
=VLOOKUP(A3,Sheet2!$A$3:$C$6,2,0)
Pada sel C3 ketik rumus
=VLOOKUP(A3,Sheet2!$A$3:$C$6,3,0)
Jika data lebih dari baris ke 14, copy formula pada kolom B3 dan C3 sesuai kebutuhan.
Menggunakan VLOOKUP jika tabel dalam sheet yang sama di excel 2003
Fungsi Vlookup sangat berguna jika anda mempunyai tabel referensi yang sering digunakan pada tabel kerja . Jika anda mengubah nilai pada tabel referensi maka anda tidak perlu mengubah nilai pada tabel kerja, karena otomatis akan berubah sendiri mengacu pada tabel referensinya. Hal ini sangat efektif jika anda mempunyai banyak baris (lebih dari puluhan baris).
Berikut ini prosedur membuat formula Vlookup jika tabel referensi dan tabel kerja dalam sheet yang sama:
1. Membuat tabel referensi ( background biru)
2. Membuat tabel kerja (background coklat)

Formula yang digunakan :
a. pada sel B3, ketik:
=VLOOKUP(A3,$E$3:$G$6,2,0)
b. pada sel C3, ketik:
=VLOOKUP(A3,$E$3:$G$6,3,0)
Copy formula B3 dan C3 sampai B14 dan C14 (atau sesuai kebutuhan datanya)
Fungsi Hlookup sederhana
Fungsi Hlookup hampir sama dengan vlooukup, tetapi tabel referensinya disusun secara horisontal.
Berikut contoh penggunaan hlookup
1. Buat tabel kerja dan tabel referensi
 2. Masukkan formula berikut:
a. Pada sel B5 ketik:
=HLOOKUP(A5,$F$4:$I$6,2,0)
b. Pada sel C5 ketik:
=HLOOKUP(A5,$F$4:$I$6,3,0)
c. Copy formula dari baris 5 ke 16
3. Hasilnya seperti gambar di bawah

TIK FUNGSI STATISTIK, IF, OR NOT AND, ABSOLUT 

1. Fungsi statistika 
Dalam Microsoft Excel terdapat Fungsi yang sering digunakan antara lain :
1.    SUM              : digunakan untuk mencari jumlah isi data pada range tertentu                              Syntax: =SUM (bilangan1,bilangan2,…).
2.    AVERAGE  : digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari suatu range                                      Syntax: =AVERAGE(bilangan1,bilangan2,…).
3.    MAX             : digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari suatu range                                      Syntax: =MAX(bilangan1,bilangan2,…).
4.    MIN              : digunakan untuk mencari nilai terendah dari suatu range                                     Syntax: =MIN(bilangan1,bilangan2,…).
5.    COUNT        : digunakan untuk mencara banyaknya data dari satu range                                              Syntax: =COUNT(nilai1,nilai2,…).
perhatikan contoh penggunaan fungsi-fungsi diatas :
1.      buat tabel seperti dibawah ini:
  
Cara pengerjaan : 
•    Jumlah Nilai pada cell F6 adalah “=Sum(C6:E6)” atau “+C6+D6+E6”
•    Total Nilai Kelas pada cell C16 adalah “=Sum(C6:C15)”
•    Rata-rata Nilai Kelas pada cell C17 adalah “=Average(C6:C15)”
•    Nilai Terendah pada cell C18 adalah “+Min(C6:C15)”
•    Nilai Terbesar pada cell C19 adalah “+Max(C6:C15)”
•    Jumlah Data pada cell C20 adalah “+Count(C6:C15)”
Untuk nilai TAS dan nilai Praktikum, dapat dilakukan penggandaan rumus formula / melakukan copy rumus hanya dengan menggerakkan kursor ┼ pada sebelah kanan bawah cell yang akan di-copy lalu ke daerah yang masih belum ada rumus formulanya.
2. Fungsi IF
    Fungsi : Menguji kebenaran suatu kondisi.
    Bentuk Penulisan Fungsi : =IF(X,Y,Z)
    Contoh Kasus :
    Peserta ujian dinyatakan lulus jika nilai rata-rata harus di atas 60, jika tidak maka dinyatakan tidak lulus. Perhatikan tabel di bawah ini :
 Penulisan fungsi:
•        Pada sel E3 ketik =IF(D3<60,”TIDAK LULUS”,”LULUS”)
•        Pada sel E4 ketik =IF(D4<60,”TIDAK LULUS”,”LULUS”)
•        Pada sel E5 ketik =IF(D5<60,”TIDAK LULUS”,”LULUS”)
•        Pada sel E6 ketik =IF(D6<60,”TIDAK LULUS”,”LULUS”)
 Latihan :
    Buatlah tabel seperti di atas, untuk kolom HASIL isi rumusnya seperti pada kolom PENULISAN FUNGSI. Hasilnya akan terlihat pada kolom HASIL

3. Fungsi OR, NOT, AND
a.  Fungsi OR
    Fungsi : Menghasilkan TRUE jika beberapa argumen bernilai benar dan FALSE jika argumen bernilai salah
    Bentuk Penulisan : =OR(X1,X2,X3,…)
    Contoh Kasus :
    Jika pada kolom NILAI-1 dan NILAI-2 lebih besar dari 60 maka pada kolom HASIL akan dinyatakan LULUS, tetapi jika salah satu nilainya kurang dari 60 maka pada kolom HASIL akan dinyatakan HER.
    Perhatikan tabel di bawah ini :

Penulisan fungsi:
•        Pada sel D3 ketik =OR(B3<60,C3<60,D3<60,”HER”,”LULUS”)
•        Pada sel D4 ketik =OR(B4<60,C4<60,D4<60,”HER”,”LULUS”)
•        Pada sel D5 ketik =OR(B5<60,C5<60,D5<60,”HER”,”LULUS”)
•        Pada sel D6 ketik =OR(B6<60,C6<60,D6<60,”HER”,”LULUS”)
Latihan :
Buatlah tabel seperti di atas, untuk kolom HASIL isi rumusnya seperti pada kolom PENULISAN FUNGSI

b. Fungsi NOT
    Fungsi : Menghasilkan TRUE jika kondisi yang diuji salah dan menghasilkan FALSE jika kondisi yang diuji benar.
    Bentuk Penulisan Fungsi : =NOT()
    Contoh :
    Perhatikan tabel di bawah ini
   

Penulisan fungsi:
•        Pada sel E3 ketik =NOT(D3<60,”LULUS”,”GAGAL”)
•        Pada sel E4 ketik =NOT(D4<60,”LULUS”,”GAGAL”)
•        Pada sel E5 ketik =NOT(D5<60,”LULUS”,”GAGAL”)
•        Pada sel E6 ketik =NOT(D6<60,”LULUS”,”GAGAL”)
Latihan :
    Buatlah tabel seperti di atas, untuk kolom HASIL isi rumusnya seperti pada kolom PENULISAN FUNGSI
c.  Fungsi AND
    Fungsi : Menghasilkan nilai TRUE jika semua argumen yang diuji bernilai benar dan FALSE jika ada satu atau lebih argumen yang bernilai salah.
    Bentuk Penulisan Fungsi : =AND(X1,X2,X3,…)
    Contoh Kasus :
    Peserta ujian dinyatakan lulus jika nilai ujian teori dan praktik masing-masing harus di atas 7, jika kurang dari 7 maka dinyatakan gagal. Perhatikan tabel di bawah ini :
   

Pengunaan fungsi:
•        Pada sel E2 ketik =AND(C2>7,D2>7,”LULUS”,”GAGAL”)
•        Pada sel E3 ketik =AND(C3>7,D3>7,”LULUS”,”GAGAL”)
•        Pada sel E4 ketik =AND(C4>7,D4>7,”LULUS”,”GAGAL”)
•        Pada sel E5 ketik =AND(C5>7,D5>7,”LULUS”,”GAGAL”)
•        Pada sel E6 ketik =AND(C6>7,D6>7,”LULUS”,”GAGAL”)
•        Pada sel E7 ketik =AND(C7>7,D7>7,”LULUS”,”GAGAL”)
•        Pada sel E8 ketik =AND(C8>7,D8>7,”LULUS”,”GAGAL”)
•        Pada sel E9 ketik =AND(C9>7,D9>7,”LULUS”,”GAGAL”)
•        Pada sel E10 ketik =AND(C10>7,D10>7,”LULUS”,”GAGAL”)
•        Pada sel E11 ketik =AND(C11>7,D11>7,”LULUS”,”GAGAL”)
•         

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: